Sabtu, 21 Juli 2012

Begini Kiat Rajin Baca Alquran Sejak Dini

Sumber: m.aktual.co/sosial/180737begini-kiat-rajin-baca-alquran-sejak-dini


Jakarta, Aktual.co — Untuk menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1433H, As-Saaffat dan Laskar Muda Penghafal Alquran (Lampu Quran) mengadakan Khataman Alquran dengan Tema 'Sehari bersama Al-Quran' sebagai penutupan rangkaian pengajian hapalan Alquran (Tahfidz Quran) untuk anak usia 11 - 15th.

Acara tersebut dilatarbelakangi upaya memberikan semangat kepada anak-anak agar lebih mencintai Alquran.

Hal ini disampaikan pembimbing dari Lampu Quran, Firman Firdaus di acara 'Sehari bersama Al Quran' di Cinere, Depok.

"Untuk memberikan semangat kepada anak-anak agar mereka mencintai Alquran, menjadikan Alquran sebagai kawan hidup dan kawan dekat mereka," ujarnya.

Firman berharap dengan menanamkan kebiasaan pada usia dini untuk membaca Alquran agar terbiasa sampai usia dewasa. "Membiasakan membaca Alquran mulai dini mudah-mudahan terbawa sampai dewasa," katanya.

Salah satu pemrakarsa terselenggaranya acara ini, Dewi Marifat Baaman, mengatakan dirinya yakin dengan mengadakan acara yang kecil ini bisa menjadi besar dengan pertolongan ridho Allah.

"Kami yakin tidak perlu menunggu hal yang besar atau sempurna untuk membantu agama Allah , tapi kita bisa mulai dari hal-hal yang kecil untuk agama Allah, Semoga dari yang kecil ini bisa menjadi besar denga pertolongan dan ridho Allah," kata Dewi.

Firman menambahkan, dengan memberikan beasiswa dan penghargaan kepada anak yang hafal Alquran untuk menjaga stabilitas mereka dalam menghapal Alquran.

"Dengan memberi mereka penghargaan dan bea siswa untuk menjaga stabilitas semangat mereka dalam menghafal Alquran," katanya.

Jadi apabila anak-anak mampu membaca dan menghafal Alquran dengan baik, maka setiap bulannya mereka menerima beasiswa berbentuk tabungan. "Beasiswa berbentuk buku tabungan yang jumlahnya cukup relatif," ujar Firman.

Dari lembaga Lampu Quran ini ada sekitar 70 anak-anak dari berbagai latar belakang, kebanyakan adalah yatim piatu dan kaum dhuafa. Mereka yang mempunyai semangat belajar Alquran yang tinggi, namun terbentur biaya.


(Oki Baren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar